Minggu, Maret 27, 2016

Takdir

Mungkin ini yang dinamakan takdir
Kepasrahan tak berujung tanpa akhir
Terhujam dalam-dalam di hati yang berfikir

Katanya manusia hanyalah lakon belaka
Jika perannya usai, usai pula semuanya
Hilang tak berbekas seperti tak pernah ada

Hanya kebaikan yang selalu diingat
Tanpa peduli jika mungkin ada keburukan terlewat
Atau kebaikan yang disangka keburukan pun sebaliknya terlambat

Oh, Tuhan sang Maha Pemberi
Takdirku adalah ketentuanMu pasti
Jika ini yang terbaik, ku pasrahkan dengan segenap hati

Tanjung, Penghujung malam 26-03-2016

4 komentar:

Zahrah Fudoli mengatakan...

Edisi galau

Agus Romli mengatakan...

sabarr bung :))

Azhar Amrullah Hafizh mengatakan...

Insya Allah bung ...

Azhar Amrullah Hafizh mengatakan...

Galau bin mumet mbak ...