Jumat, Februari 24, 2012

Kuatkan Aku

Kuatkan aku wahai dzat yang selalu memberi kekuatan bagi mereka yang mengharap. Kuatkanlah agar aku dapat mengarungi alur hidupku dengan lurus dan mudah. Alur hidup yang mungkin selama ini membuat aku lupa bahkan tak sadar akan keberadaanMu yang Maha Agung. Hingga ketika aku di dalam titik kritis kehidupan ini, Engkau datang sambil membuka tanganMu yang Maha Suci. Lalu kau berikan kasih sayang luhurMu hanya kepadaku. Padahal ketika itu aku masih lupa akan hadir sayangMu padaku. 

Namun mengapa kasih sayangMu itu begitu dalam lebih dari palung di samudera ? Bahkan Engkau sangat dekat denganku melebihi nyawaku sendiri. Aku lalu bingung mencariMu dimana. Ku telusuri sejumlah lembah dalam kehidupan ini, namun tetap saja tak kutemukan diriMu. Yang ku temukan hanyalah cermin diriku yang sekotor debu berterbangan entah darimana. Sedikit-demi sedikit debu-debu itu aku bersihkan sehingga dalam sepintas aku pernah melihatMu. Meski malu-malu, ku akui aku tak sanggup melihatMu melihatku dengan keadaan begini.

Karena Engkau Maha Tahu apa yang ada di diriku sedangkan aku tak mungkin tahu apa yang di diriMu. Akhirnya ku buang saja cermin durjana itu. Lalu ku pergi begitu saja dengan membawa keraguan laknat. Pernah aku ragu apakah benar diriMu memiliki wujud dalam diriku ini ? Secepatnya aku tepis anggapan dosa yang tak pernah diketahui berapa beban dosanya itu. Lalu ku kembali berujar, kuatkanlah aku wahai dzat yang memiliki jiwa ragu ini. Kuatkanlah bahwa Engkau benar dan kebenaran dirimu telah Kau titiskan kepada beberapa golonganku. Kuatkanlah aku agar tak lagi fikiran liarku membinasakanku ke dalam jurang kehidupan yang begitu kejam.

Lalu ku lihat diriMu datang padaku dengan segala kasih dan sayangMu. Kau lalu firmankan bahwa itulah karuniaku yang diberikan bagi siapa yang Kau pilih dari hamba-hambaMu. Dan aku termasuk yang kau pilih itu kan ? Atau aku hanya mengklaim kasih sayangMu saja ? Maka kuatkanlah aku dengan segenap ke Maha Murahan diriMu wahai dzat pemilik segala sesuatu, agar diriku dapat membacaMu di dalam bacaan yang telah Kau turunkan, agar aku termasuk hamba-hamba yang Kau pilih itu.

Dharma Tanjung, 24 Februari 2012

3 komentar:

Anonim mengatakan...

tetap semangat menghadapi hidup dan jangn lupa,,dibalik semua itu ada Tuhan dan orang tua.

Anonim mengatakan...

tetap semangat menghadapi hidup dan jangn lupa,,dibalik semua itu ada Tuhan dan orang tua.

Anonim mengatakan...

Insya Allah anda termasuk orang yg dipilih, optimis bro