Rabu, Oktober 19, 2011

Pepesan Kosong

Anggap saja ini sebuah pepesan kosong. Pesan tak bermakna yang tak kan membuatmu sirna. Dengan kepalan tanganmu yang sudah lama kamu genggam, hentakkanlah dunia. Jangan pernah takut karena takut hanyalah milik si kerdil celaka. Tataplah ke depan, jangan pernah kau menoleh. Bukankah siang tak pernah terulang ? Siang selalu memperbaharui dirinya, pun begitu malam. 

Keberadaan manusia tak pernah sama. Setiap hilangnya nafas adalah bentuk perubahan mini dalam diri manusia. Setiap elektron dan proton yang musnah tak mungkin tergantikan oleh proton dan elektron yang sama. Semua bekerja untuk memperbaharui diri tapi dengan konsekuensi, rapuhnya badan, dan jiwapun sebentar lagi akan melayang.

Hukum alam yang tak mungkin salah ! katamu angkuh membara. Ya, aku suka fikiranmu itu. Meletup-letup tapi terkendali. Tajam tapi tak melukai. Ku suka gayamu itu. Seperti waktu itu ketika kau menatap mataku erat, lalu kau bisikkan padaku tentang alam yang katanya " Selalu berputar meski manusia tak pernah berputar ".

Tidak ada komentar: