Sabtu, Juni 04, 2011

Cinta Selaksa

Entahlah dirimu datang ketika segala sesuatu terasa hampa. Entahlah mungkin ini hanya sekedar luapan hati semata. Namun ketahuilah darah ini seperti mengalir tidak biasa ketika kamu ada. Begitulah aku merasa keberadaanmu ahsa.

Semuanya serba tiba-tiba. Kau datang tanpa ku sangka. Menyapaku mesra dengan senyum merona. Lalu kau anugerahi aku rasa, rasa tak biasa. Meski misteri selalu menyelimuti dada. Walaupun aku selalu bertanya apakah kau juga cinta. Akupun bertanya kepada langit kenapa tak sedari dulu aku yang menyapa.

Manusia hanya bisa berusaha. Ia selalu berucap begitu saja. Yah, Tuhanlah yang mengirimkan cinta, kataku padanya mesra. Aku hanya bisa berdo'a, semoga kita kelak dipertemukan cinta. Ketahuilah wahai ahsa, rasa ini sudah selaksa.

Tidak ada komentar: