Rabu, Januari 19, 2011

Misteri Sakti

Misteri akan selalu membuatmu selalu bertanyata-tanya. Ia datang tanpa kamu pinta dan ia pergi tanpa mengucap kata perpisahan. Itulah misteri yang cukup membuat seluruh energimu terbuang sia-sia hanya untuk sekadar mengetahui kenapa ? Namun diam mungkin yang hanya akan menyapamu ketika rasa keingintahuan memuncak sambil memukul-mukul wajahmu. Kenapa oh kenapa ?

Sebenarnya sangat mudah bagimu untuk mengetahui kenapa, karena jawabannya semua ada pada apa yang telah kau tanyakan itu. Lalu misteri seakan mengusik kepalamu yang semakin hari semakin berkerut tanpa kau sadari sedikitpun kalau pertanyaan-pertanyaan itu adalah sebuah kesia-siaan. Seiring dengan perjalanan waktu toh pertanyaan-pertanyaan itu akan tergilas dan kamu pasti akan dilupakan dengan hal-hal remeh temeh yang sudah misteri persiapkan untuk menghapus seluruh memori di kepalamu.

Kehebatan misteri tentu saja bukan sampai disitu, bahkan bisa-bisa kamu kamu yang banyak bertanya kenapa akan dibalikkan menjadi objek pertanyaan kenapa ? Semua bisa dilakukan oleh si misteri yang selalu diam saja dengan berjuta skenario di kepalanya. Misteri yang benar-benar sakti. Ia dapat memperdaya kebanyakan manusia dengan kata-kata madu yang ternyata hanya berupa janji-janji kosong yang katanya tidak pernah berbohong. Namun misteri lupa jika mentari masih memancarkan terangnya dan mata masih belum kehilangan cahayanya.

Lalu ketika orang-orang beramai-ramai mencemooh dan melabelkan kata ketidaksamaan janji dan perbuatan, si misteri seakan tak kehilangan akal bulus. Ia tentunya akan menggunakan segala macam cara untuk melupakan orang-orang dengan kata-kata manis dan tentunya orang-orang itu bukan orang-orang bodoh yang selalu misteri tipu dengan janji semu atau uang dan kedudukan palsu.

Akhir episode tentunya hanya jalan buntu karena kita akan kembali dipertontonkan dengan sinetron tanpa akhir episode. Ini hanya salah satu kehebatan si misteri sakti. Mungkin sampai nanti, misterilah yang akan menjadi pemenang sejati dari seluruh pergolakan hati. Diam adalah emas tentunya tidak selalu pasti, karena berbicara juga akan sia-sia tanpa aksi pasti.

Pare, 19 Januari 2011

2 komentar:

Anonim mengatakan...

hedehhh... orah ngerti mas :D
^_^

A.A.Hafizh mengatakan...

kritik wah pemerintah ...