Sabtu, Juli 24, 2010

Sekat

Rasanya ingin ku katakan padamu : Hanyutlah engkau bersama sepoi angin di pagi ini ... Hanyutlah bersama eksotisme kesemuan yang tak pernah kau impikan ... Hanyutlah dengan kenihilan itu ... Lalu menyatulah kepada alam agar engkau tahu bahwa keberadaanmu bukanlah sebuah kesia-siaan ... Lihatlah kepak sayap beburungan di rancak-rancak kering kehidupan itu ... kemudian cobalah kau siulkan lagu keagungan ... tiuplah keras-keras agar alam tahu, bahwa kau benar-benar ada.

Tahukah kau, jika alam tanpamu adalah kesia-siaan ? Tahukan kau jika sebenarnya kau adalah sang raja di mata alam ? Namun kenapa kau buat pembatas-pembatas itu ? Kau pilah-pilih menjadi kelompok-kelompok yang saling tikam menikam ? Kau sendiri yang menurunkan derajat nilaimu, padahal sepatutnya kau adalah penguasa ? Ya, masing-masih dirimu adalah penguasa.

Lalu kemudian kau anggap dirimu 'lebih' dari kau-kau yang lain ? Kau anggap dirimu 'lain' dari dirimu-dirimu yang lain ? Lalu kau serukan bahwa hanya kaulah penguasa, hanya kaulah yang berhak bersabda !!! Lihatlah sabda alam ... lihat dan perhatikan ... dan kau akan mendapatkan bahwa dirimu adalah dirinya, dirimu adalah dirimu-dirimu yang lain ...tak ada pembatas, tak ada beda ...dirimu adalah sama dengan dirinya ...

Lalu dimana kamu buang persamaan itu ? Apakah kau tidak berasal dari alam ? Ya, kau adalah alam yang nanti kembali ke alam. Aku, kau dan mereka semua ... Maka kemarilah, duduklah di sampingku, lalu coba kita bicarakan kesemuan-kesemuan itu ... Mari kita tetapkan, bahwa sekat dan strata itu adalah kesalahan terbesar yang pernah ada di alam ini.

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Ko di FB di delete ?

Banyak yg Kontrofersi ya ^^

agus mengatakan...

sepakat dengan tulisannya, but benar kata luke katanya kok didelete anunya :D