Sabtu, Juli 31, 2010

Nur Allah

Aku tak lagi dapat melihat nur Allah. Seakan hijab-hijab dosa telah menutup mata hatiku hingga yang tersisa hanyalah debu-debu dosa. Nur Allah sekali-kali tidak akan diberikan kepada orang yang selalu bermaksiat. Karena maksiat itu ibarat nuktah hitam di atas kertas yang putih, semakin banyak nuktah-nuktah itu maka semakin hitamlah kertas itu.

Menurut Al-Qazwainy dalam kitabnya 'Ajaibul Makhluqot wa Gharaibul Maujudat' (Keajaiban dan Keanehan Makhluk Hidup) Manusia itu adalah sari pati dari alam. Ia bisa dikatakan sebagai tumbuhan karena ia tumbuh, ia juga bisa disebut hewan karena bergerak dan ia bisa dikatakan malaikat karena ia bisa mengetahui hakikat kehidupan.

Jika manusia condong kepada salah satu hal di atas maka, jika ia condong kepada ketumbuh-tumbuhannya maka kehidupannya hanya akan akan diisi dengan makan dan membuang sisa makanan saja, jika ia condong kepada kehewan-hewanannya, maka ia bisa buas sebuas singa, licik selicik ular atau dungu sedungu keledai, juga jika ia lebih condong kepada kemalaikatannya maka ia akan lebih memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan akhirat sehingga dengan itu dia bisa menjadi makhluk Allah yang paling mulia.

Maka, jika manusia lebih condong kepada kehewan-hewanannya atau ketumbuh-tumbuhannya saja ia akan akan terhalang dari nur kemalaikatan sehingga ia akan jauh dari nur Allah yang disebuatkan dalam Al-Quran dengan sebutan Sesungguhnya mereka seperti binatang bahkan lebih rendah derajatnya ...

Sabtu, Juli 24, 2010

Sekat

Rasanya ingin ku katakan padamu : Hanyutlah engkau bersama sepoi angin di pagi ini ... Hanyutlah bersama eksotisme kesemuan yang tak pernah kau impikan ... Hanyutlah dengan kenihilan itu ... Lalu menyatulah kepada alam agar engkau tahu bahwa keberadaanmu bukanlah sebuah kesia-siaan ... Lihatlah kepak sayap beburungan di rancak-rancak kering kehidupan itu ... kemudian cobalah kau siulkan lagu keagungan ... tiuplah keras-keras agar alam tahu, bahwa kau benar-benar ada.

Tahukah kau, jika alam tanpamu adalah kesia-siaan ? Tahukan kau jika sebenarnya kau adalah sang raja di mata alam ? Namun kenapa kau buat pembatas-pembatas itu ? Kau pilah-pilih menjadi kelompok-kelompok yang saling tikam menikam ? Kau sendiri yang menurunkan derajat nilaimu, padahal sepatutnya kau adalah penguasa ? Ya, masing-masih dirimu adalah penguasa.

Lalu kemudian kau anggap dirimu 'lebih' dari kau-kau yang lain ? Kau anggap dirimu 'lain' dari dirimu-dirimu yang lain ? Lalu kau serukan bahwa hanya kaulah penguasa, hanya kaulah yang berhak bersabda !!! Lihatlah sabda alam ... lihat dan perhatikan ... dan kau akan mendapatkan bahwa dirimu adalah dirinya, dirimu adalah dirimu-dirimu yang lain ...tak ada pembatas, tak ada beda ...dirimu adalah sama dengan dirinya ...

Lalu dimana kamu buang persamaan itu ? Apakah kau tidak berasal dari alam ? Ya, kau adalah alam yang nanti kembali ke alam. Aku, kau dan mereka semua ... Maka kemarilah, duduklah di sampingku, lalu coba kita bicarakan kesemuan-kesemuan itu ... Mari kita tetapkan, bahwa sekat dan strata itu adalah kesalahan terbesar yang pernah ada di alam ini.

Sabtu, Juli 17, 2010

Summer Tour 2010

Akhirnya saya putuskan untuk ikut Summer Tour tahun ini. Walaupun obyek wisatanya pernah saya kunjungi, namun itu sudah tujuh tahun yang lalu, pastinya banyak perubahan dan perkembangan di obyek wisata itu. Matrouh, nama tempatnya. Daerah pantai yang begitu indah dengan obyek andalan kamar mandi Cleopatra yang sekarang sudah berubah menjadi batu karang tak terurus. Juga Pantai Agibah yang bisa dapat kita temukan di perairan Nusantara yang lebih Agibah dari itu, karena negara kita lebih kaya dengan wisata pantai dari negara manapun di dunia ini.

Tujuan utama saya mengikuti tour ini bukan karena ingin menikmati keindahan Agibah ataupun daerah Matrouh itu. Tak lain dan tak bukan karena dulu ketika saya kesana, saya belum punya kenangan foto, jadi saya ingin kesana kembali untuk mengambil foto disana :D Apalagi tahun ini banyak teman-teman yang ikut serta, pasti lebih terasa semarak dan menarik.

Juga disamping itu, harga yang bersahabat sehingga saya agak tertarik. Bayangkan, dengan 80 LE di tahun 2010, tentunya ongkos yang sangat murah untuk mengadakan tour ke Matrouh karena biasanya minimal 150 LE bisa habis untuk mengikuti tour yang sejenis ini. Memang harga 80 LE itu karena ada satu fasilitas yang tidak ada yaitu fasilitas makan, namun setidaknya teman-teman bisa makan bersama-sama dengan senang.

Teman-teman sudah terbiasa dengan makanan Mesir, jadi tidak masalah jika nanti kita makan ful dan tokmiyah atau kusyari atau tojin. Yang jelas, satu hal yang lebih membuat tour kali ini serasa berbeda karena banyak teman-teman yang ikut. Teman se rumah saya ikut semua, jadinya mau tidak mau saya lebih baik ikut, dari pada menjadi penjaga rumah atau home alone di rumah sendirian :D

Yah, kalau di lihat dari segi obyek wisatanya, Matrouh itu tidak begitu menarik. Karena daerah pantai sama saja. Tapi kebersamaan itu yang berbeda. Tentunya nanti itu akan menjadi kenangan indah ketika nanti teman-teman sudah meninggalkan kairo dan kembali melihat album-album itu. Pastinya kesempatan semacam ini sangatlah langka dan menarik.

Maka, tidak apa-apa lah saya sedikit merogoh kocek yang sudah menipis ini, semoga saja nanti ada rezeki yang lain, amien. Sekalian nanti saya mau coba upload foto-foto saya ketika di Matrouh biar blog ini tidak melulu berisi tulisan :D so, tunggu ya tanggal mainnya :)

Kamis, Juli 15, 2010

Pundakku

Bacalah untaian kata-kata sendu ini. Lalu lepaskanlah semua kepenatan yang sedang kau pikul di pundakmu itu, kemudian coba kau rasakan bahwa ternyata aku begitu dekat di sisimu.

Aku bukan hanya bayangan yang selalu mengikutimu, lebih dari itu, aku adalah hembusan setiap nafasmu, aku adalah setiap kerlipan matamu, aku adalah darah yang sedang mengaliri tubuhmu. Aku adalah nyawamu itu sendiri.

Jika kau coba melepaskan aku, ibarat seorang yang hendak melepas pakaiannya, kau akan kehilangan baju terbaikmu. Karena sekali kau melepas pakaianmu itu, maka pakaian akan kehilangan kewibawaannya. Sungguh sangat mustahil seorang yang sudah membuang pakaiannya di tempat sampah akan mengambilnya kembali dan menjadikannya sebagai pakaian kebesarannya.

Maka, sebelum kau hendak buang pakaian itu, fikirkanlah seribu satu kali. Jangan pernah merasa menyesal setelah memutuskan sebuah masa depan. Karena, hidup adalah kumpulan dari keputusan-keputusan. Hidup tak mengenal arti kompromi, karena hidup itu adalah waktu dan tempat dimana keduanya tidak akan pernah berhenti atau berulang kembali.

Kehidupan akan terus berjalan dengan angkuhnya. Maka, apakah kamu mau disebut seorang pecundang ? Yang hanya bisa menangisi kehidupan yang tak mungkin terulang ! Sungguh suatu hal yang memilukan jika benar dirimu menjadi salah satu kelompok sampah kehidupan.

Namun tak perlu risau, aku tak akan kemana-mana. Aku akan selalu berada di sampingmu selalu. Pundakku akan menjadi tempat pelabuhan hatimu yang sedang rapuh. Jangan kau risau dengan apa yang akan terjadi nanti, karena nanti adalah sebuah harapan dan juga angan tak pasti.

Rasakanlah sekarang apa yang bisa kau nikmati. Jangan pernah menyia-nyiakan semua kesempatan unik ini. Rengkuh lah apa yang bisa kau rengkuh. Pegang erat-erat apa yang bisa kau pegang, lalu rasakanlah syurga terdalam di lubuk hatimu.

Selasa, Juli 13, 2010

Ujian

Saya tidak pernah habis fikir, bagaimana satu lembar sampai dua lembar jawaban di atas kertas folio di waktu yang terbatas 2-3 jam dapat menentukan masa depan seseorang selama setahun ? Atau bahkan dua sampai tiga tahun ?

Saya baru merasakan bahwa sepertinya ada kedzaliman di dalam sistem ujian. Ujian yang dianggap sebagai tolak ukur keberhasilan seseorang. Sejatinya, cara untuk menentukan apakah pembelajaran itu berhasil atau tidak, sama sekali tidak berkaitan dengan ujian. Pemahaman para murid kepada apa yang disampaikan guru atau apa yang ia baca tidak bisa hanya ditentukan dengan ujian yang dilakukan beberapa kali saja.

Karena hemat penulis, berhasil atau tidaknya murid dalam menyerap pelajaran adalah ketika ia bisa dengan mahir mengaplikasikan apa yang ia pelajari menjadi sebuah 'ilmu yang diaplikasikan' bukan semata-mata hanya bisa menjawab beberapa pertanyaan di sebuah kertas folio tanpa tahu setelah itu, apakah ilmu yang ia dapatkan bisa bermanfaat bagi dirinya pada khususnya dan orang lain pada umumnya?

Lalu bagaimana caranya untuk mengetahui seseorang telah lulus dan telah menguasai apa yang telah ia pelajari? Mudah saja, dengan menggunakan sistem aplikatif. Bisa dengan paper, atau dengan langsung mengaplikan apa yang ia pelajari. Yang pasti, sistem ujian yang 100 % menggunakan ujian sebagai tolak ukur untuk menentukan keberhasilan seseorang sangatlah tidak adil dan perlu difikirkan ulang.

Karena sejatinya, keberhasilan proses belajar dan mengajar adalah proses sejak awal sampai akhir seseorang dalam mengarungi 'pendidikan' yang ia lakukan. Jadi, seharusnya yang dapat menentukan berhasil ataupun tidaknya seseorang harus dilihat dari proses awal sampai akhir ia belajar, sehingga keberhasilan yang ia peroleh bukan hanya ketika ia mendapatkan ijazah dan nilai-nilai yang tinggi, namun lebih dari itu, ia memiliki kemampuan dan keterampilan yang ia kuasai sehingga ia dapat menggunakan keterampilannya tersebut sebagai bekal kehidupannya dan masa depannya.

Jumat, Juli 02, 2010

Do'a dan Penghambaan

بسم الله الرحمن الرحيم
Do'a dan Penghambaan

الحمد لله ثم الحمد لله، الحمد لله حمداً يوافي نعمه ويكافئ مزيده، ياربنا لك الحمد كما ينبغي لجلال وجهك ولعظيم سلطانك، سبحانك اللهم لا أحصي ثناءً عليك أنت كما أثنيت على نفسك، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لاشريك له، وأشهد أن سيدنا ونبينا محمداً عبده ورسوله، وصفيه وخليله، خير نبيٍ أرسله، أرسله الله إلى العالم كله بشيراً ونذيراً، اللهم صلِّ وسلم وبارك على سيدنا محمد، وعلى آل سيدنا محمد؛ صلاة وسلاماً دائمين متلازمين إلى يوم الدين، وأوصيكم أيها المسلمون ونفسي المذنبة بتقوى الله تعالى.
أما بعد:
Hadirin Jamaah Sholat Jum'at yang dimuliakan Allah

Jika kita melihat perkembangan dunia saat ini, maka kita akan melihat bagaimana Negara-negara maju semakin berlomba-lomba untuk membuat senjata-senjata pemusnah massal. Senjata yang dapat digunakan untuk membunuh jutaan jiwa dengan sekejap mata. Semakin canggih senjata yang dimiliki, maka Negara itu semakin ditakuti dan menjadi Negara super power.

Namun, kita sebagai orang muslim memiliki senjata yang lebih dari itu semua. Senjata yang dapat memusnahkan bangsa secara keselurusan sekejap mata. Senjata yang membuat dua kekuatan besar di zamannya bertekuk lutut dihadapan kaum muslimin yaitu kekuatan romawi dan persia. Ya, senjata itu adalah do'a. الدعاء سلاح المؤمن Begitulah sabda Rasulullah saw. Doa itu adalah senjata orang mu'min.

Kita lihat bagaimana para rasul dan nabi menggunakan do'a sebagai senjata yang paling ampuh. Nabi Nuh contohnya, do'a beliau akhirnya dapat menenggelamkan kaumnya yang selama 950 tahun tidak mau beriman kepadanya, Nabi Nuh berdo'a :
رب لا تذر على الأرض من الكافرين ديارا (نوح : 26)
Nuh berkata: "Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorangpun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi. (QS Nuh/26).

Sehingga tidak ada satupun orang-orang kafir yang selamat dari banjir besar di masa itu. Begitu dahsyatnya kekuatan do'a sehingga ia disamakan dengan ibadah, bahkan otak dari ibadah. Rasulullah saw. bersabda bahwa do'a adalah ibadah kemudian beliau membaca firman Allah swt. :

{وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ داخِرِينَ } [غافر:60]
Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina." (QS Ghafir/60).

Perhatikanlah ayat ini, lihatlah bagaimana Allah memberikan peringatan yang sangat keras kepada orang-orang yang tidak mau berdo'a. Dengan tegas Allah memberikan label kesombongan kepada orang-orang yang tidak mau berdo'a. Sombong karena ia merasa tidak butuh berdo'a, sombong karena ia merasa cukup dengan kekuatan dirinya. Padahal manusia adalah makhluk yang sangat lemah, ia tidak dapat hidup sendirian, ia butuh orang lain demi melangsungkan kehidupannya, lalu bagaimana ia merasa tidak butuh pertolongan Allah ?

Juga lihatlah ayat ini, perhatikan bagaimana kasih sayang Allah kepada hamba-hambanya. Lihatlah bagaimana Allah memerintahkan manusia untuk senantiasa meminta kepadaNya. Meminta apa saja, baik itu yang bersifat duniawi ataupun yang bersifat ukhrawi. Lihatlah kemurahan Allah ketika Ia berfirman, niscaya akan Kuperkenankan bagimu , tidak ada kasih sayang seperti ini, kasih sayang tanpa batas dari seorang khalik yang marah jika hamba-hambanya tidak meminta kepadanya. Berbeda dengan makhluk yang mungkin ketika pertama kali dipinta ia akan memberi, namun untuk kedua dan ketiga kalinya ? akan menjadi tanda tanya yang sangat besar ... Subhanallah ...

Jamaah Sholat Jum'at yang dimuliakan Allah

Sejatinya do'a merupakan simbol pengakuan kita terhadap kekuasaan Allah. Karena sebagai hamba, manusia akan senantiasa menginginkan kebaikan bagi dirinya, dan ketika kebaikan itu sudah lenyap maka ia akan berdo'a kepada dzat yang paling agung. Ia akan mengadukan segala keluh kesahnya agar dapat keluar dari permasalahan yang ia hadapi.

Kadang kita tidak dapat membedakan antara do'a dan permintaan. Permintaan yang biasanya kita lakukan kepada orang lain sangat berbeda dengan do'a. Karena do'a adalah permohonan yang berasal dari hamba yang lemah kepada dzat yang Maha kuat. Maka jika kita hanya menggunakan do'a sebagai jalan untuk keluar dari permasalahan yang kita hadapi, itu menunjukkan ketidaktahuan kita kepada kedudukan Allah swt. dan kebutuhan kita kepada do'a sebagai makhluk yang lemah.

Ada perbedaan antara orang yang menggunakan do'a sebagai 'jalan' untuk keluar dari permasalahannya dan orang yang menjadikan do'a sebagai tujuan dari perkerjaannya. Orang yang hanya menjadikan do'a sebagai alat untuk keluar dari segala macam permasalahannya adalah orang yang tidak pernah merasakan hakikat dari do'a. Karena ia menjadikan do'a sebagai sarana untuk mencapai sesuatu tujuan baik harta, tahta dan lain sebagainya.

Adapun orang-orang yang menjadikan do'anya sebagai tujuan adalah orang yang senantia berdo'a dalam keadaan apapun juga. Dikala senang ataupun susah. Dikala senang ia akan berdo'a sebagai rasa syukur atas apa yang ia rasakan sehingga Allah melanggengkan kenikmatan yang ia rasakan tersebut, adapun ketika ia susah ia akan berdo'a sebagai bukti kesabaran dan rasa membutuhkan kepada rahmat dan pertolongan dari Allah swt. agar segala macam kesusahan yang ia hadapi secepatnya teratasi.

Lebih dari itu, ia menjadikan do'a sebagai pelabuhan terakhirnya sebagai seorang hamba. Dengan berdo'a itu ia dapat mengetahui posisi dirinya yang lemah. Dengan berdo'a ia dapat merasakan keberhambaannya kepada Allah swt. Dengan berdo'a ia dapat menikmati eksistensinya sebagai Hamba Allah. Hamba Allah yang senantiasa membutuhkan bimbingan, pertolongan dan petunjuk Allah swt.


Dalam firmanNya disebutkan :

{وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ داخِرِينَ } [غافر:60]
Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina." (QS Ghafir/60).

Dalam ayat di atas Allah telah menjamin bahwa setiap do'a itu pasti akan dikabulkan. Lalu kenapa dalam kenyataannya banyak kita dapati orang-orang yang terus menerus berdo'a siang dan malam namun mereka tidak mendapatkan tanda-tanda pengabulan ? Bukankah janji Allah itu pasti ?

Jamaah Sholat jum'at yang dirahmati Allah.

Allah berfirman di dalam Al-Quran :

{وَإِذا سَأَلَكَ عِبادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدّاعِ إِذا دَعانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ }[البقرة: 2/186]
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (QS Al-Baqarah/186).

Maka hendaklah orang-orang yang menginginkan do'a-do'anya dikabulkan agar terlebih dahulu memenuhi segala perintah Allah swt. Jika semua perintah Allah sudah dikerjakan maka lihatlah bagaimana Allah menjawab semua do'a-do'a tersebut. Karena janji Allah adalah kepastian yang tidak mungkin pernah luput.

Lalu bagaimana ketika do'a-do'a itu seakan-akan tidak merubah keadaan ? Seakan-akan do'a-do'a itu tidak dikabulkan ? Marilah kita kembali berkaca. Marilah kembali kita melihat apa yang telah atau sedang kita kerjakan.

Allah berfirman :

{وَذَرُوا ظاهِرَ الإِثْمِ وَباطِنَهُ إِنَّ الَّذِينَ يَكْسِبُونَ الإِثْمِ سَيُجْزَوْنَ بِما كانُوا يَقْتَرِفُونَ} [الأنعام: 6/120].
Dan tinggalkanlah dosa yang nampak dan yang tersembunyi. Sesungguhnya orang yang mengerjakan dosa, kelak akan diberi pembalasan, disebabkan apa yang mereka telah kerjakan. (QS Al-An'am/120).

Setiap dosa yang kita lakukan baik itu dosa lahir ataupun dosa batin tentunya akan mendapatkan balasannya. Dosa-dosa lahir itu seperti dosa tangan, kaki, mata dan lain sebagainya. Adapun dosa-dosa batin adalah dosa hati seperti marah, iri, dengki dan penyakit hati lainnya.

Bagaimana Allah akan mengabulkan do'a kita jika kita masih melakukan dosa, baik itu dosa lahir ataupun batin ? Benar bahwa setiap do'a akan dikabulkan, namun bagaimana jika ia berbenturan dengan dosa yang balasan teringannya adalah balasan di dunia ? Jangan kita kira bahwa penyakit dan cobaan yang kita dapatkan selama ini bukan tanpa sebab. Karena dengan tegas Allah menyatakan bahwa setiap dosa itu pasti akan dibalas.

Di dalam sebuah hadist disebutkan bahwa Rasulullah saw. Menceritakan seorang yang compang camping dan berdebu mengangkat tangannya sembari bedo'a : Wahai Tuhanku ! Wahai Tuhanku ! Namun makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan ia diberi makan dengan yang haram, bagaimana akan dikabulkan do'anya ?

Hadist di atas menyebutkan secara terperinci bagaimana barang haram dapat menjadi penghalang do'a dari diijabahkannya. Maka, berhati-hatilah dengan setiap harta yang kita dapatkan, pastikanlah jika makanan yang kita makan adalah makanan yang halal, pakaian yang kita pakai adalah pakaian yang halal, serta darah dan daging yang berada di dalam tubuh kita adalah darah dan daging dari harta yang halal.

Lalu bagaimana jika kita sudah melakukan apa yang Allah perintahkan dan menjauhi semua dosa namun do'a-do'a kita masih belum dikabulkan ?

Jamaah Sholat Jum'at yang dimuliakan oleh Allah

Tentunya Allah sangat mengetahui apa yang hamba-hambanya butuhkan. Karena kadang sesuatu yang kita anggap itu kebaikan bagi kita ternyata malah memberikan kemudharatan, begitu juga sebaliknya, kadang pula sesuatu yang kita anggap mudharat ternyata bermanfaat bagi kita.

Begitu juga dengan segala musibah yang menimpa kita, baik itu musibah di dalam kesehatan, harta, tahta dan lain sebagainya. Sebagai hamba yang taat, kita harus senantiasa berbaik sangka kepada Allah. Karena boleh jadi, segala permasalahan yang menimpa kita itu Allah berikan agar kita senantiasa berdo'a kepadaNya, agar kita senantiasa merasakan manisnya menjadi hamba Allah yang lemah, miskin, dan tidak memiliki apa-apa di hadapan Tuhan yang Maha segalanya.

Lalu ketika do'a-do'a kita itu masih belum dikabulkan, mungkin saja Allah menginginkan agar kita terus menerus memohon dengan berdo'a kepadaNya, karena jika Allah mencintai seorang hamba maka Ia akan mencobanya. Maka janganlah kita berputus asa karena do'a-do'a yang senantiasa kita panjatkan masih belum dikabulkan, karena Allah telah menjamin untuk mengabulkannya, di waktu yang Ia kehendaki, bukan diwaktu yang kita maui, dan dengan cara yang ia inginkan, bukan dengan cara yang kita kehendaki.
فاستغفروه يغفر لكم.
Khutbah Kedua
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيْرًا بَصِيْرًا، تَبَارَكَ الَّذِيْ جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوْجًا وَجَعَلَ فِيْهَا سِرَاجًا وَقَمَرًا مُنِيْرًا. أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وأََشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وُرَسُولُهُ الَّذِيْ بَعَثَهُ بِالْحَقِّ بَشِيْرًا وَنَذِيْرًا، وَدَاعِيَا إِلَى الْحَقِّ بِإِذْنِهِ وَسِرَاجًا مُنِيْرًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ؛
يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَقُوا اللهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللهَ إِنَّ اللهَ خَبِيْرٌ بِمَا تَعْمَلُوْنَ.
Jamaah Sholat Jum'at yang dimuliakan Allah
Marilah kita senantiasa berdo'a kepada Allah swt. Agar kita memenangkan kedudukan yang tinggi di hadapan Allah yaitu menjadi Hamba-hamba Allah yang benar-benar dalam penghambaan yang sesungguhkan.
Firman Allah :
{وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ داخِرِينَ } [غافر:60]
Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina." (QS Ghafir/60).

اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات، والمؤمنين والمؤمنات، الأحياء منهم والأموات، وألِّف بين قلوبهم يارب العالمين.
اللهم إنّا عبيدك وأبناء عبيدك، وأبناء إمائك نواصينا بيدك، ماضٍ فينا حكمك، عدلٌ فينا قضاؤك، نسألك اللهم بكل اسمٍ هو لك، سميت به نفسك، أو أنزلته في محكم كتابك، أو علمته أحداً من خلقك، أو استأثرت به في علم الغيب عندك، أن تجعل القرآن الكريم ربيع قلوبنا، وشفاء صدورنا، وجلاءَ غُمومنا وهمومنا وأحزاننا، وأن تطهر قلوبنا من كل وصف يباعدنا عن مشاهدتك ومحبتك، وأن تجعلنا بفضلك وإحسانك ممن استجبت دعاءهم وحققت رجاءهم يا رب العالمين.
اللهم اجعل بلدنا إندونيسيا بلداً آمناً مطمئناً رخيّاً مستظلاً بظل كتابك، ملتزماً بهدي نبيك محمد صلى الله عليه وسلم.
اللهم ومن أراد بالإسلام والمسلمين خيراً فخذ بيده اللهم إلى كل خير، ومن أراد بالإسلام والمسلمين شراً فخذه اللهم أخذ عزيز مقتدر.
اللهم اسقنا مزيداً من الغيث برحمتك يا أرحم الراحمين. اللهم اسقنا مزيداً من الغيث برحمتك يا أكرم الأكرمين. اللهم اسقنا مزيداً من الغيث برحمتك يا ذا الجلال والإكرام.
اللهم وفّق عبدك هذا الذي ملّكته زمام أمورنا للسير على صراطك ولاتباع سنة نبيك محمد صلى الله عليه وعلى آله وسلم، اللهم املأ قلبه بمزيد من الإيمان بك وبمزيد من الحب لك وبمزيد من التعظيم لحرماتك، واجمع اللهم به أمر هذه الأمة على ما يرضيك، وحقق له في سبيل ذلك البطانة الصالحة يارب العالمين.
ربنا اغفر لنا ولوالدينا ولإخواننا الحاضرين ووالديهم ولمشايخنا ولأرباب الحقوق علينا ولسائر المسلمين أجمعين.
آمين آمين آمين
والحمد لله رب العالمين.