Jumat, Juni 18, 2010

Untukmu Bapakku

Masalahnya bukan karena aku tak dapat pak
Masalahnya adalah bapak seperti kentut
Tapi Dihirup sendiri

Atau seperti meludah
Lalu bapak jilat ludah itu lagi
Huh, Itu masalahnya pak

Aku ini sudah tak punya kepentingan pak
Aku sudah mendapatkannya
Sudah dulu di penghujung 2007

Tapi, aku juga manusia pak
Tak tahan melihat kawan sendiri dipermainkan
Bahkan dihina mentah-mentah

Kalau bapak tahu wajah mereka waktu itu
Bapakpun akan mengelus dada
Bahkan permintaan maafpun tak cukup

Bapak berikan kesempatan
Tapi di satu waktu
Bapak memberangus kemungkinannya

Lalu apa maksud bapak ?
Ingat pak, kami ini juga manusia
Punya perasaan dan harga diri

Tapi sampai sekarang bapak masih diam
Tak ada permintaan maaf
Atau minimal menjawab kebingungan-kebingungan

Atau ini bukan tugas bapak ?
Pak, pak ... menjadikan bangsa terhormat seperti ini ya ?
Aku sangat heran cara berfikirmu pak

Sudahlah pak, teruskan saja
Nanti kalau kekuasaan itu sudah lepas dari bapak
Ludah-ludah yang akan mengiringi kepergian bapak

Menjelang Prancis vs Mexico.
Qatamea, 17 Juni 2010

6 komentar:

agus mengatakan...

banyak sekali blog anda :D

Azhar Amrullah Hafizh mengatakan...

ha ha ha ... ini yang dulu, cuman kami ubah namanya :d

Isti mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Isti mengatakan...

salam kenal...kok marah-marah? :)

Anonim mengatakan...

sedikit ekstrim,,, tapi keren ^_^

Azhar Amrullah Hafizh mengatakan...

@Isti : .. he he he ... g' marah seh, cuman g' suka aja ma gayanya pejabat :D

@^_^ : ho ho ho .. asal jangan ekstrimis aja :p