Kamis, Juni 03, 2010

Dosa dan Taubat

Firmannya " غافر الذنب و قابل التوب " (QS : Ghafir/3) Syekh Al-Gamal dalam Hasyiyah beliau atas Tafsir Jalalain menyatakan bahwa, keberadaan huruf و (Wau) di tengah-tengah ayat tersebut mengindikasikan dua hal bagi orang yang bertaubat dari dosanya : Pertama, Menggabungkan antara penghapusan dosa dan penerimaan taubat. Kedua, Mengindikasikan perbedaan kedua sifat, karena pengampunan terhadap dosa itu berbeda dengan penerimaan terhadap taubat seperti yang disebutkan Baidhowi dalam tafsirnya.

Dalam memahami ayat ini, Syekh Zamakhsyari memberikan tambahan poin yang lain yaitu bahwa Allah akan berbuat dua hal kepada orang yang bertaubat : Pertama, Menghapus seluruh dosanya sama sekali sehingga tidak ada di dalam buku hisabnya. Kedua, Menjadikan taubatnya sebagai sebuah ketaatan yang dapat mengganti dosanya walaupun di dalam kitab hisabnya dosa itu masih tercatat.

Ayat di atas merupakan salah satu ayat yang menunjukkan sifat fi'il (pekerjaan) dari Allah swt. yang berbeda dari sifat dzat yang tidak mungkin terpisah dari dzat Allah swt. maka sifat fi'il ini bisa jadi tidak terdapat di dalam dzat Allah swt. Seperti firman Allah swt. : إن الله يغفر أن يشرك به و يغفر ما دون ذلك لمن يشاء.

Dalam ayat di atas dijelaskan bahwa Allah tidak mengampuni dosa syirik. Maka disini sifat fi'il Allah diatas (Pengampun dosa dan penerima taubat) tidaklah ada ketika seseorang menyekutukannya/ berbuat syirik.

Berbeda dengan sifat dzat yang tujuh ('Ilm, Qudrah, Iradah, Hayah, Sama', Bashor, Kalam) yang tidak mungkin berpisah dengan dzat Allah swt.

Wallahu 'Alam Bis-Showab.

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Allah mengampuni semua dosa kecuali dosa syirik ya,,,
hmm... tulisan yg bagus,,,
saya bangga pada anda, teruslah berkarya ^_^

Azhar Amrullah Hafizh mengatakan...

terimakasih :D :)