Rabu, Maret 10, 2010

Isti'adah

Membaca isti'adah atau 'Audzubillahi minasy-Syaithanirrajim' (Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk) biasa dibaca sebelum seseorang hendak membaca Al-Quran. Kenapa harus sebelum ? Karena Syaitan selalu berupaya untuk menjatuhkan manusia ke dalam kubangan dosa dan maksiat.

Di dalam Al-Quran disebutkan bahwa syaitan akan mendatangi manusia dari empat arah yaitu depan, belakang, kanan dan kiri. Padahal kalau kita hitung jumlah arah adalah enam yaitu ditambah atas dan bawah. Nah, lalu kenapa syaitan tidak bisa mendatangi manusia dari dua arah tersebut ? Jawabannya adalah karena arah bawah adalah arah dimana manusia meletakkan kepalanya untuk bersujud dan berserah diri kepada Allah, sedangkan arah atas adalah arah dimana do'a-do'a manusia naik kepada Allah, juga dari atas pula rahmat Allah turun kepada hamba-hambanya.

Maka tidak heran jika syaitan tidak memiliki kekuatan untuk membisiki orang-orang yang diberikan kekuatan untuk selalu ikhlas dalam kehidupannya. Di dalam Al-quran disebutkan dengan kata Mukhlash yang mana sebuah tingkatan yang lebih tinggi dari kata mukhlis (seorang yang ikhlash), karena mukhlish adalah berasal dari usaha manusia untuk selalu ikhlash dalam hidupnya sedangkan mukhlash adalah berasal dari Allah bagi hamba-hambanya yang mukhlish.

Lalu kepada siapakah kita berlindung ? Kita berlindung kepada Allah. Ya, Allah yang menciptakan manusia, jin dan sekalian alam. Karena syaitan sebagai makhluk tidak memiliki kemampuan untuk mencelakakan manusia kecuali dengan izin dari Allah. Maka, kepada Allah lah manusia harus meminta perlindungan dari godaan syaitan yang terkutuk agar syaitan tidak deberikan kekuatan untuk menggoda manusia.

2 komentar:

agus mengatakan...

masya allah. tanks anu yaa..! moga mencerahkan bagiku ;)

Fa mengatakan...

Amin ya Rabb, lindungi kami..

nice posting fiz, lanjutkan :)