Kamis, Oktober 08, 2009

Orang-orang yang kalah

Biarkan aku menulis. Dengan tinta darah yang selalu menetes perih. Biarkan aku menangis. Dengan tangis darah tanpa henti. Kenapa aku selalu kalah ? Kalah dengan keadaan, kalah dengan nasib, kalah dengan waktu ...

Padahal aku tahu bahwa manusia itu punya batas keberadaan. Manusia itu tidak kekal. Suatu ketika ia akan mati dan meninggalkan dunia ini. Aku heran, apa yang aku pikirkan dengan kehidupan ini. Apakah aku hanya bermimpi saja ? Ataukah aku benar-benar hidup ? Entahlah, aku tak bisa menjawab.

Kenapa aku begitu terpuruk ? Kenapa aku sekarang hanya menjadi sampah ? Apa terjadi ? Bangunkan aku dari mimpi buruk ini. Sungguh aku berharap, semua yang terjadi adalah mimpi buruk saja, yang pada waktunya nanti aku akan terjaga dan menemukan bahwa kenyataan adalah sebuah keindahan yang aku idamkan.

Dari segala sisi aku dikepung keterpurukan. Seakan tidak mau memberiku nafas, aku sekarang sudah sekarat. Dengan keadaan yang begitu memprihatinkan. Apakah ini tanda kemurkaan ? Ataukah sebuah tanda kelemahan dan kekalahan ?

Manusia-manusia yang kalah selalu memintaku untuk meratapi kehidupan ini. Ratapan tanpa henti sehingga buat hati ini mati. Entahlah, sampai kapan aku begini. Mungkin setelah aku hilang nanti, aku baru sadar bahwa hidup itu begitu bernilai jika hanya diisi dengan kekalahan.

1 komentar:

Belgis mengatakan...

Kekalahan bukan untuk didiamkan,tetapi sebagai renungan untuk merajut kemenangan,SEMANGATTT,,, ^_^