Jumat, Agustus 14, 2009

Wal yatalatthaf ...

Lembaran demi lembaran ku telusuri
Namun tak ku temukan apa yang ku cari
Satu, dua, tiga baris sampai berbaris-baris

Seingatku, dahulu aku pernah menemukannya
Di tengah-tengah, pas ditengah
Wal yatalatthaf ... Berlemah lembutlah

Berlemah lembutlah wahai jiwa-jiwa gersang nan kasar
Fikiranmu darah berletup letup
Tak seperti itu ajaran Allah

Wal yatalatthaf ... Berlemah lembutlah
Gurumu adalah wa innaka la'ala khuluqin 'adzim
Akhlak mulia meski musuh mencerca meludahi

Apalagi kepada saudara-saudara seiman seislam-mu
Wal yatalatthaf ... Berlemah lembutlah
Darah saudaramu haram bagimu

Wal yatalatthaf ... Berlemah lembutlah
Karena engkau bukanlah seorang mukmin
Jika engkau belum mencintai saudaramu seperti dirimu sendiri

Yusuf Abbas, 14 Agustus 2009 1:18 PM

Tidak ada komentar: