Minggu, Agustus 16, 2009

Hakikat

Akupun melihatnya tersungkur-sungkur
Lalu dengan sisa tenagaku, aku mengangkatnya
Ia lalu melihatku sembari tertawa lebar
Ia kemudian bercerita

Aku ini adalah seorang pengelana
Aku tinggalkan sanak saudaraku, tanah dan negriku
Aku aku hanya ingin mencari sebuah arti dari kata 'hakikat'
Aku kemudian tersesat di sebuah gunung berhutan-hutan

Kemudian engkau datang menolongku
Ketika nyawaku sudah hampir sampai ke kerongkonganku
Kau penyelamatku, kau pahlawanku
Kalaupun ada umur panjang, aku akan kembali padamu dengan membawa hakikat

Ya, kutunggu dirimu datang kembali
Sehari, dua hari sampai bertahun2 ia tidak pernah datang kembali
Batinku dalam hati, ia akan datang esok
Karena, ia adalah aku dahulu

Aku adalah seorang pengembara tersesat
Hutan ini telah mengurungku berpuluh2 tahun lamanya
Setiap kali aku mencari jalan keluar
Namun yang kutemukan adalah, aku kembali lagi di tempat berpijakku ini

Setelah ia sampai ke tempatku ini
Ia hanya berkata
Sekarang aku tahu apa itu hakikat
Perjalanan tanpa istirahat itu tidak bijak


Yusuf Abbas, 16 Agustus 2009 1:41 AM

Tidak ada komentar: