Minggu, Agustus 16, 2009

Buta dan Tuli

Aku sudah tuli, padahal pendengaranku sangatlah baik
Tak perlu ku datangi dokter, tapi aku benar-benar sudah tuli
Aku masih mendengar orang-orang yang menyapaku
Bahkan musik-musik yang dilantunkan keras-keras

Namun aku merasa, aku sudah tuli
Tuli aku ketika telingaku sudah tidak mendengar jerit di dadaku
Hatiku selalu berteriak-teriak tentang perubahan dan perjuangan
Sayangnya, aku sudah tuli

Apakah aku adalah orang-orang yang tidak mungkin kembali ?
Ataukah termasuk orang-orang yang tak berfikir ?
Entahlah, karena semakin hati ini berteriak
Aku semakin tuli

Ketulian ini bukan karena keterpaksaan
Ia adalah pilihan
Pilihan dari kekerasan hati
Yang setiap-hari semakin mengeras batu

Inikah yang dinamakan mendengar tapi tak mendengar
Melihat tapi tak melihat
Merasa tapi tak merasa
Berkata tapi tak terucap

Fa innaha la ta'mal abshoru walakin ta'mal qulubul lati fis shudur

Yusuf Abbas, 16 Agustus 2009 5.53 PM

1 komentar:

agusr mengatakan...

hemm tuli kepada tuhan atau tuli dalam dapat sapa dari seseorang yaa :D