Senin, Desember 15, 2008

Niat


Maksud dan tujuan dari perbuatan-perbuatan yang kita lakukan ternyata sangatlah berpengaruh besar terhadap kesuksesan perbuatan-perbuatan tersebut. Maksud dan tujuan adalah ruh dari perbuatan-perbuatan kita. Ketika maksud dan tujuan kita adalah Allah, bahwa semua yang kita lakukan adalah untuk meninggikan kalimat Allah di muka bumi ini, maka semua pekerjaan kita akan berjalan sesuai dengan apa yang ditentukan oleh sunnatullah.

Seperti seorang yang sedang berjalan menuju satu titik terang di timur, maka ia akan melewati tempat-tempat yang sebelumnya tidak pernah ia fikirkan untuk disinggahi. Begitu juga ketika maksud dan tujuan kita adalah Allah, maka kita akan singgah pada hasil-hasil yang sebelumnya tidak pernah kita prediksikan akan mendapatkannya sebelum ini.

Contoh kecil adalah orang yang sedang menuntut ilmu, ketika ia ikhlash karena Allah dalam menuntut ilmu, maka ia akan mendapatkan buah dari ilmu itu. Lain halnya jika seseorang menuntut ilmu karena hal-hal duniawi seperti pangkat, kedudukan, pujian, dan lain sebagainya, maka apa yang ia dapatkan adalah tujuannya saja, ia tidak akan pernah melampaui tujuannya tersebut. Ibarat aliran air yang sudah tertutup dan tidak mungkin terbuka kembali.

Di rimba materialisme ini, para penuntut ilmu seakan kehilangan tujuan awalnya, sehingga ilmu yang ia peroleh kering tak ber-ruh, yang ia harapkan adalah ijazah dan pekerjaan yang mudah dengan gaji yang lumayan besar. Ilmu tidak lagi menjadi penerang bagi kebodohan, ia sekarang hanya menjadi salah satu alat manusia untuk survive di rimba yang sangat ganas ini.

Hilangnya fungsi utama ilmu ini kemudian membuat manusia salah dalam mempergunakan ilmu itu sendiri. Sekarang, dengan ilmu manusia bisa membinasakan jutaan manusia dalam sekejap mata, juga dengan ilmu manusia rela saling caci-mencaci, senggol sana senggol sini, tuduh sana tuduh sini, semuanya dengan ilmu yang sudah kehilangan kemurnian tujuan sebenarnya, yaitu untuk penerang bagi kebodohan dan pemberi kemakmuran bagi umat manusia.

Tidak ada komentar: