Selasa, Juni 17, 2008

Malam

Malam ini saya tidak bisa tidur. Dari tadi saya coba untuk memejamkan mata, namun hasilnya nihil. Mata ini tak kunjung berat. Mungkin saya banyak pikiran, sehingga menggangu syaraf tidur saya. Atau mungkin karena siklus istirahat saya yang kurang teratur sehingga malam ini tubuh saya belum perlu untuk istirahat.

Entahlah, namun yang jelas malam ini sangat panjang. Biasanya malam2 saya lalui dengan singkat. Dengan tidur, saya tak sempat menikmati keheningan banyak malam. Padahal, malam ini sangat hening sekali. Hanya gonggongan anjing yang saling sahut menyahut menjadi hiburan di malam ini.



Malam memang penuh misteri. Katanya Allah itu turun di sepertiga malam. Ternyata memang malam ini penuh dengan ketenangan yang tidak saya rasakan di siang hari. Apakah karena malam hari adalah waktu beristirahat? Sehingga kebanyakan orang lupa untuk mengingat bahwa di sepertiga malam terakhir Allah turun.

Padahal, jika Allah turun maka yang jelas yang ada adalah kedamaian, pengampunan dan kebaikan. Lalu kenapa Allah turun ketika manusia sedang enak tidur? Apakah ini adalah sebuah cobaan? Ataukah ujian untuk melihat siapa saja orang-orang yang benar-benar mengharap pengampunan?

Saya hanya bisa bertanya-tanya. Yang jelas, Allah memang turun di sepertiga malam terakhir. Dan saya merasakannya. Ketenangan yang begitu jelas terasa. Apa karena ini saya tidak bisa memejamkan mata? Apakah Allah hendak menunjukkan pada saya bahwa malam hari adalah waktu yang paling tepat itu bermunajat?

2 komentar:

AgusR mengatakan...

kenapa om gk bisa tidur mikirisan saya ya :)) atau bayangin mbak luna maya he he he

hidayatullah mengatakan...

gege ustaaa.anda memang gege.hehehe