Rabu, Oktober 11, 2006

Rindu

rindu ini rindu mati
mendekapku sepanjang musim
selalu datang bersama dara-dara liar
berterbangan di balkon apartemenku

sering aku bermimpi
bertemu senyum ibuku, bapakku dan adik-adikku
keluarga, tetangga dan tanahku
namun mimpi itu hanya sesaat

ketika bangun, tak pernah kutemukan senyuman-senyuman itu
yang ada hanya bangsat-bangsat kekenyangan dengan darahku
akupun hanya bisa terus bermimpi
disini, dinegeri atas langit

rindu ini masih tertancap dalam dijiwaku
tak tahu harus bagaimana
apakah aku harus menangis
ataukah berteriak memanggil mimpi-mimpi tersebut

namun suaraku tak mungkin sampai menembus ribuan mil
menjelajah seperti dara-dara itu
bahkan tuk sekedar terbangpun, aku tak sanggup
aku pemimpi dan selamanya adalah pemimpi

namun aku yakin
suatu saat nanti aku pasti terbang
menggapai mimpi-mimpi itu
tersenyum bersama tawa semua orang

Tidak ada komentar: