Kamis, Juli 13, 2006

Siapakah yang benar-benar teroris?

Siapakah yang benar-benar teroris? saya tidak tahu jawaban yang pas untuk pertanyaan sulit itu. Tapi yang jelas, kata teroris sendiri mengisyaratkan ketakutan mendalam. Teror berarti mengganggu ketenangan, stabilitas dan kedamaian. Teror juga berarti pembunuhan, pemerkosaan dan hal-hal yang melanggar HAM. Teror juga berarti invasi, intervensi dan arogansi.

Siapa yang benar-benar teroris? Lagi2 saya bingung. Mumbai (klo dalam film India Bombay) diguncang bom, semua dunia mengutuk. Spekulasi-spekulasi tentang siapa yang melancarkan serangan terorisme tersebut masih dilakukan. Semoga saja dunia tidak terlalu dini mengklaim bahwa bom tersebut berkaitan erat dengan gerakan al-Qaeda internasional.

Pada hari yang sama, pasukan AS di Irak sedang melakukan kejahatan paling besar sepanjang sejarah kemanusiaan. Invasi, intervensi dan arogansi terhadap hak2 warga Irak. Dengan dalih menegakkan demokrasi, sampai detik ini darah orang Irak berserakan dimana-mana. Amerika kemudian membawa demokrasi pecah belah (klo dalam politik Belanda dulu kita kenal dengan politik belah bambu). Pembagian kekuasaan antara Sunni, Syiah dan Kurdi kemudian menimbulkan perpecahan dan perang saudara yang wallhu 'alam kapan akan berhenti.

Siapakan yang benar2 Teroris? Israel kah? Dengan dalih membebaskan satu orang marinir Israel memborbardir Palestina dari segala arah. Depan, belakang, atas dan bawah. Tank-tank dan senjata pembunuh massal yang lebih cangggih dari apa yang dituduhkan ke Irak, berbondong-bondong di arahkan ke Gaza. Sebuah kota yang beberapa bulan yang lalu ditinggalkan Israel.

Ternyata penarikan pasukan tersebut hanyalah politik Israel untuk membumihanguskan bumi Palestina. Apakah darah satu orang Yahudi sebanding dengan ratusan bahkan ribuan darah Muslim? logika apa yang dipakai Israel dalam menentukan kebijakan politiknya? Bukankan warga2 tak berdosa tersebut juga manusia? lalu kemudian kemana suara2 dunia melihat arogansi Israel? Mana PBB? Apakah benar PBB sudah menjadi boneka Amerika dan Israel?

oh, adakah yang tahu kemudian siapakan yang benar2 teroris? Apakah dunia sudah menjadi terbalik? Yang baik menjadi jahat, yang jahat menjadi baik? Apakah Dajjal sudah datang, sehingga syurga menjadi neraka dan neraka menjadi syurga? Oh, semoga kita tetap sadar dan paham bahwa kiamat memang sudah dekat.

Tidak ada komentar: