Minggu, Juli 23, 2006

Malu

Aku malu melihat bulan
Walau ia selalu mengintipku malu
Namun malu adalah hidupku
Aku akan terus seperti ini, malu

Aku selalu malu bahkan
Melihat bayanganku pun tak mampu
Aku malu dari jari kami sampai ubun
Karena malu adalah bahasaku

Aku malu karena malu
Bukan karena takut
Walau banyak celotehan mengutukku
Dan mencelaku seorang penakut

Aku tak pernah takut
Apalagi dibelakang kebenaran
Aku hanya malu, itu saja
Jangan paksa aku tuk ucapkan kebohongan

Kenapa semua tak pernah paham
Bahwa aku memang seorang pemalu
Bahkan bulan, semoga saja dia tahu
Bahwa malu adalah diriku

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Malu menurut seorang psikolog adalah suatu yang lumrah adanya.
Kalau menurut agamawan malu adalah sesuatu yang harus dilakukan pada tempatnya,dimana ketika ada larangan syar'i.saat ini kita belum bisa menempatkan ketika malu yang harus dihindari dan ketika malu yang harus dilakukan, salam...

Anonim mengatakan...

love it...